6.000 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Demo Hari Ini
Komarudin mengatakan, dari 11 elemen masa aksi, hanya ada empat masa yang menolak kenaikan harga BBM. Sementara sisanya melakukan aksi dengan tuntutan lain.
Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengonfirmasi akan menggelar aksi turun ke jalan pada Selasa (6/9/2022). Aksi ini untuk menolak kenaikan harga BBM .
Presiden KSPI mengatakan, seluruh serikat buruh dari berbagai elemen pastinya menolak kenaikan harga BBM saat ini. "Menolak keras kenaikan harga BBM dikarenakan akan meningkatkan inflasi secara tajam. Inflasi bisa tembus di angka 6,5 persen sehingga akan berdampak pada daya beli rakyat kecil," kata Iqbal pada Selasa (6/9/2022).
Iqbal meminta DPR untuk memastikan, mendesak, dan mendorong pemerintah agar harga BBM kembali ke semula. Iqbal menegaskan, bakal menentang segala bentuk pencabutan subsidi.
Karena, kata Iqbal, tingkat upah di kalangan buruh yang tidak naik juga akan berdampak pada banyaknya PHK akibat kenaikan harga barang.