5 Teori Asal-usul Kehidupan di Bumi dan Pencetusnya Beserta Penjelasannya
Teori ini tidak memiliki pelopor tetapi memiliki pengikut, yakni Aristoteles (300 SM) dan Needham (1745). Kelebihan teori ini adalah memberi ide dasar pada teori Naturalistik (oparin).
Namun, kekurangan teori ini adalah terkesan naif karena menurut pandangan Mesir kuno, katak sungai Nil berasal dari lumpur, ulat berasal dari daging yang membusuk dan tikus berasal dari tumpukan padi.
Teori asal-usul kehidupan ini menyatakan bahwa semua kehidupan berasal dari telur dan semua telur berasal dari sesuatu yang hidup (Omne Vivum ex vivo, omne ovum ex vivo).
Salah satu orang yang melakukan percobaan atas teori ini adalah Francesco Redi yakni menempatkan daging pada toples yang terbuka dan tertutup. Pada beberapa hari berikutnya, ulat atau belatung muncul pada daging yang terbuka sedangkan tidak pada yang tertutup.
Teori ini menyatakan bahwa segala sesuatu diciptakan oleh Tuhan. Segala spesies makhluk hidup yang sekarang ini sudah ada sejak dahulu dan diciptakan sendiri-sendiri sebagaimana adanya saat ini.