5 Sistem Ekskresi pada Manusia dan Fungsinya Lengkap
Sterkobilin memberi warna pada feses. Urobilin memberi warna pada urin.
Usus besar merupakan salah satu organ sistem ekskresi dalam manusia yang berada di bagian akhir di ujung saluran pencernaan. Di dalam usus besar atau disebut dengan kolon, terdapat bakteri koli yang berperan dalam pembusukan sisa makanan.
Air diserap kemudian sisa makanan tersebut dibuang melalui anus. Pada perbatasan usus halus dan usus besar terdapat usus buntu. Pada bagian ujung dari usus besar adalah anus atau dubur.
Usus besar mengekskresi zat sisa dalam bentuk feses. Air yang terkandung dalam feses mencapai 75 persen sampai 80 persen dan sepertiga materi padatnya adalah bakteri.
Sisanya yang 2 persen sampai 3 persen adalah nitrogen, zat sisa organik dan anorganik dari sekresi pencernaan, serta mukus dan lemak. Feses juga mengandung sejumlah materi kasar atau serat dan selulosa yang tidak tercerna.
Pada usus besar, terjadi pengaturan kadar air feses dan terjadi gerakan peristaltik yang mendorong sisa makanan menuju rektum atau poros usus. Apabila poros usus sudah penuh, maka akan timbul rangsangan untuk buang air besar (defekasi) yang disebut dengan gastrokolik.
Ketika rektum penuh akan terjadi peningkatan tekanan di dalamnya dan memaksa dinding dari saluran anus. Paksaan ini menyebabkan feses masuk ke saluran anus. Pengeluaran feses diatur oleh otot sfingter.
Di atas tadi adalah penjelasan tentang sistem ekskresi manusia beserta dengan fungsi masing-masing organ. Sekarang sudah tidak bingung lagi kan tentang materi ini? Semangat belajar!
Editor: Puti Aini Yasmin