Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penampakan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, bakal Diunggah Bonatua ke Medsos Malam Ini
Advertisement . Scroll to see content

5 Pernyataan Roy Suryo soal Kejanggalan Sirekap, Anomali Angka hingga Server di Singapura

Minggu, 18 Februari 2024 - 04:00:00 WIB
5 Pernyataan Roy Suryo soal Kejanggalan Sirekap, Anomali Angka hingga Server di Singapura
Roy Suryo mengkritik aplikasi Sirekap KPU (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya, jika pemeriksaan tidak dilakukan maka aplikasi Sirekap dinilai tidak memiliki keabsahan data. Keabsahan data yang dikeluarkan akan selalu dipertanyakan.

2. Muncul Anomali Angka di Sirekap

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu mengatakan, sertifikasi Sirekap hanya didapatkan dari Kominfo bukan institusi yang lebih kompeten seperti BRIN. Belum lagi sertifikasi hanya mencakup aplikasi dan tidak terhadap sumber daya manusia atau operator yang menjalankan.

"Oleh karena itu menjadi tidak aneh kalau banyak sekali anomali seperti seringnya angka salah dipindai misalnya 1 menjadi 7 atau bahkan 4, juga penambahan desimal yang membuat jumlahnya fantastis sampai ribuan, padahal lazimnya 1 TPS hanya berkapasitas 300 orang," kata Roy.

"Tuduhan adanya algoritma sisipan seperti yang disampaikan berbagai pihak pun menjadi tidak bisa dihindari, karena kesalahan ini terjadi secara nyaris seperti TSM (Terstruktur Sistematis Masif) di banyak tempat, tidak hanya hitungan jari," ujarnya.

Aplikasi Sirekap. (Foto: Antara)
Aplikasi Sirekap. (Foto: Antara)

3. Sirekap Gunakan Teknologi Lama

Roy Suryo menjelaskan bahwa Sirekap menggunakan teknologi OCR dan OMR yang sudah ada sejak 110 tahun lalu.
Teknologi Sirekap bukan hal baru dan sudah umum dipakai.

Sirekap tidak canggih dan jarang terjadi error, namun masif terjadi error dalam Pemilu 2024.

4. Sirekap Pakai Server Singapura

Roy Suryo menyebut, situs Sirekap terhubung dengan Alibaba Cloud yang beralamat di Singapura. Menurutnya, secara teknis Sirekap-web.kpu.go.id yang digunakan petugas KPPS terhubung dengan IP Address 170.33.13.

"Jika ditelusuri alamat website tersebut mengarah pada "Alibaba Singapura". Kemudian, website pemilu2024.kpu.go.id terhubung dengan Zhejiang Taobao Network Co., Ltd," kata Roy dalam keterangannya, Sabtu (17/2/2024).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut