5 Perbedaan Haji dan Umrah yang Wajib Diketahui Umat Islam!
Lantas, apa saja perbedaan haji dan umrah? Berikut 5 aspek perbedaan haji dan umrah, disarikan dari buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah dari Kementerian Agama Republik Indonesia 1444 H/2023 M.
Dalam rukun Islam, haji merupakan rukun Islam kelima, setelah membaca syahadat, mendirikan shalat, membayar zakat, dan mengerjakan puasa. Ibadah haji menjadi sebuah kewajiban, sebagaimana difirmankan oleh Allah SWT dalam Alquran surat Ali Imran ayat 98
“… mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam,”
Muslim yang wajib menunaikan haji adalah yang sanggup dan memiliki kemampuan, baik itu kemampuan dalam hal jasmani, rohani, ekonomi, maupun dalam hal keamanan. Kewajiban ibadah haji hanyalah sekali dalam seumur hidup.
Ibadah haji yang kedua dan seterusnya, terbilang sunnah. Kecuali bila seseorang bernazar haji, maka haji tersebut menjadi wajib akibat nazar. Sedangkan mengenai hukum pelaksanaan ibadah umrah, terdapat perbedaan di antara para ulama.