5 Faktor Pendorong Integrasi Nasional, Salah Satunya Rasa Rela Berkorban
Indonesia telah melewati masa-masa kelam dalam sejarahnya untuk mencapai kemerdekaan bangsa. Dalam sejarahnya, perjuangan oleh seluruh elemen masyarakat dalam memperoleh kemerdekaan bangsa bukanlah hal yang main-main.
Rasa senasib masa lalu inilah yang terbawa sampai dengan sekarang, sekaligus menjadi landasan utama faktor pendorong integrasi nasional.
Faktor pendorong integrasi nasional berikutnya adalah keinginan untuk bersatu. Keinginan untuk bersatu di kalangan Indonesia ini seperti yang tertuang dalam sumpah pemuda tanggal 28 Oktober 1928.
Adapun isi dari sumpah pemuda 28 Oktober 1928 di antaranya bertumpah darah satu tanah Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung tinggi bahasa persatuan, yakni Bahasa Indonesia.
Faktor pendorong integrasi nasional berikutnya adanya dorongan rasa cinta Tanah Air di kalangan bangsa Indonesia. Rasa cinta terhadap Tanah Air ini dibuktikan sebagaimana para leluhur merebut, menegakkan, dan mengisi kemerdekaan bangsa.
Selain 3 faktor pendorong integrasi nasional di atas, rasa rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara menjadi salah satu faktor utama yang mendorong integrasi nasional. Hal ini sebagaimana dibuktikan dari perjuangan dan banyaknya pahlawan bangsa yang gugur di medan perang demi memperoleh kemerdekaan bangsa.
Faktor pendorong integrasi nasional yang terakhir adalah kesepakatan atau konsensus nasional dalam perwujudan Proklamasi Kemerdekaan. Selain Proklamasi Kemerdekaan, Kesepakatan nasional ini juga diwujudkan dalam Pancasila, UUD 1945, bendera Merah Putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta bahasa kesatuan kita yaitu bahasa Indonesia.
Itulah dia 5 faktor pendorong integrasi nasional bangsa Indonesia yang wajib kamu ketahui. Salam kemerdekaan!
Editor: Puti Aini Yasmin