5 Dongeng Anak Islami untuk Pengantar Tidur, Sarat Pesan Moral
Ternyata kedua utusan itu berhasil membujuk istrinya untuk menerima hadiah tersebut. Qorun ingin marah kepada istrinya, tapi tak tega karena melihatnya begitu senang. Ia pun akhirnya menerima hadiah tersebut.
Qorun yang hidupnya berlimpah harta mulai jarang melakukan ibadah. Apalagi istrinya juga melarang dia untuk mengunjungi Nabi Musa dengan alasan mereka hidup susah saat menjadi pengikutnya.
Dia pun tidak pernah lagi beribadah dan semakin tenggelam dalam urusan duniawi. Seorang kawan lamanya berkunjung dan mengingatkannya untuk bersedekah atas hartanya.
Dengan terpaksa, dia mendatangi Nabi Musa untuk bertanya seberapa banyak zakat yang harus dibayar. Ternyata, jumlah yang harus dibayar begitu besar, lalu timbullah prasangka buruk terhadap Nabi Musa.
Qorun kemudian menghasut saudagar lain untuk tidak membayar zakat. Dia juga tega untuk memfitnah Nabi Musa. Nabi Musa kemudian berdoa kepada Allah dan mendatangkan azab untuk Qorun.