5 Contoh Teks Tanggapan tentang Bullying
Dalam penanganan untuk korban, Kak Seto menjelaskam, orang tua perlu memberikan dukungan moril. Di antaranya melakukan pendekatan individual terhadap anak dengan mengerti perasaannya dan berbicara heart-to-heart tindak bullying yang korban terima selama ini.
Anak perlu dibesarkan hatinya, didengar juga bagaimana dari hasil bullying itu. Misalnya, (mereka) dibully sebagai anak bodoh, anak jelek dan sebagainya. Karena bullying itu biasanya mengarah pada anak-anak yang berbeda dengan kelompoknya. Itu sering menjadi sasaran bullying.
Setelah itu, anak-anak korban bullying diyakinkan bahwa dirinya tetap anak yang baik, tetap anak yang tidak sebagaimana yang dituduhkan kepada para pelaku bullying itu.
Selain orang tua, peran sekolah juga tak kalah penting dalam mengawasi perilaku anak. Sehingga, Komite Sekolah perlu turun tangan untuk membicarakan pemecahan masalah bullying bersama dengan sekolah dan para guru sesuai amanat Undang-Undang Perlindungan Anak.
Kak Seto menambahkan, solusi terakhir pasca bullying dan korban tetap merasa tidak nyaman adalah dipindakan sekolahmya atau melakukan pendidikan non formal (homeschooling). Ini bertujuan sebagai upaya pemulihan psikis anak.
Perjuangan menjadi dokter spesialis terbilang panjang dan berat. Perjuangan ini semakin sulit jika diwarnai bullying atau perundungan. Namun, perundungan yang dialami mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) oleh para senior masih saja terjadi. Contohnya saja perundungan yang dialamo residen obstetri dan ginekologi di Sumatera Barat bernama Diniy.