Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Macron Gunakan Bahasa Indonesia saat Sambut Prabowo di Prancis
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

Dulu, saya selalu menganggap bahwa Jakarta itu lebih identik sebagai kota yang macetnya dimana-mana, meskipun sampai sekarang pun juga masih ada saja kemacetan yang kita temui di jalan.

Deskripsi:

Sebagai salah satu pengguna transportasi umum, tentunya keberadaan Transjakarta dan juga MRT sudah sangat membantu mengurangi kemacetan dan memudahkan orang untuk pergi kemana-mana. 

Namun, ada kalanya juga MRT dan Transjakarta membuat saya tidak nyaman akibat armadanya yang selalu penuh. Akhirnya orang akan menghabiskan terlalu banyak waktu di perjalanan karena harus menunggu armada selanjutnya. 

Hal ini dapat menyebabkan banyak orang beralih kembali ke kendaraan pribadi agar bisa menggunakan tol yang lebih hemat waktu.

Namun, dikutip dari Instagram resmi Pemprov DKI Jakarta, pada tahun 2020, akhirnya Jakarta keluar dari urutan 10 kota termacet di dunia versi TomTom Traffic Index dan berada di peringkat ke-31 dari total 416 kota. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut