10 Contoh Teks Cerita Sejarah tentang Pahlawan yang Bisa Jadi Bahan Bacaan Siswa
Bung Tomo juga terjun ke dunia jurnalistik sejak usia 17 tahun dan kegiatannya ini menempa semangat juangnya. Karirnya dalam dunia tulis-menulis pertama kali ia rasakan di harian Oemoem, Surabaya.
Jabatan tertingginya sebagai wartawan adalah Pemimpin Redaksi Kantor Berita Antara, 1945. Salah satu kalimat orasi yang membakar api juang kala itu, "Merdeka atau mati" kini dikenang semua masyarakat Indonesia.
Kala itu, satu kalimat itu mampu menyulut jiwa juang para pejuang yang siap bertempur di medan laga. Bung Tomo dengan kemampuan orasinya memang hadir pada saat yang tepat. Lewat kalimat-kalimat patriotiknya, ia terus membakar spirit perjuangan rakyat, khususnya warga Surabaya.
Karena orasi Bung Tomo pulalah, pertempuran rakyat Surabaya melawan Belanda, 10 November 1945, menjadi pertempuran terdahsyat selama perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Selain momentum yang dikenang menjadi Hari Pahlawan, Bung Tomo sebagai aktor utama pada peristiwa tersebut juga dinobatkan menjadi pahlawan nasional. Kiprahnya sebagai pahlawan juga berperan besar dalam dunia jurnalistik di Indonesia.
W.R Supratman merupakan tokoh kebangsaan Indonesia yang lahir pada 19 Maret 1903. Wage Rudolf Soepratman dikenal sebagai anak Desa Somongari, Purworejo, Provinsi Jawa Tengah.