Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istana Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan 22 Pengusaha Apindo di Hambalang
Advertisement . Scroll to see content

5 Berita Populer: Pegawai PT Timah Viral lagi hingga Prabowo Bolehkan Pengecer Jual Elpiji 3 Kg

Rabu, 05 Februari 2025 - 05:15:00 WIB
5 Berita Populer: Pegawai PT Timah Viral lagi hingga Prabowo Bolehkan Pengecer Jual Elpiji 3 Kg
Pegawai PT Timah Tbk viral lagi, masih menghina honorer (foto: TikTok)
Advertisement . Scroll to see content

4. Gas Elpiji 3 Kg Langka di Bandung, Warga Mengeluh Antre Panjang di Pangkalan

Gas elpiji 3 kg langka di Kota Bandung, Jawa Barat. Warga terpaksa antre untuk mendapatkan satu tabung elpiji 3 kg di pangkalan terdekat. Salah satu antrean panjang terjadi di pangkalan gas Jalan Emong, Kota Bandung, Senin (3/2/2025).

Warga dari berbagai wilayah di Kota Bandung terpaksa antre karena persediannya tidak tersedia di pengecer. Lasiyem mengatakan kesulitan mendapat gas elpiji 3 kg baik di warung maupun pengecer lain. Dia sempat berkeliling mencari gas elpiji ke sejumlah pangkalan tetapi kosong.

5. Bareskrim Bongkar 4 Kasus Impor Ilegal, Kerugian Negara Capai Rp64,2 Miliar

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melalui Satgas Penyelundupan membongkar empat kasus impor ilegal di tiga provinsi, Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Total kerugian negara dari empat kasus mencapai Rp64,2 miliar. Kasus tersebut antara lain kasus penyelundupan tali kawat baja oleh PT Nobel Riggindo Samudra yang beralamat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kasus kedua, penyelundupan rokok di pergudangan penyimpanan rokok Jl. Raya Jakarta KM 5, Kampung Parung, Serang Banten. Kasus ketiga, penyelundupan barang elektronik oleh PT Glisse Indonesia Asia.

Kasus keempat, penyelundupan sparepart palsu roda empat jenis Honda, Suzuki, Mitsubishi, Toyota, Isuzu, Daihatsu dan Ford.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut