5 Berita Populer: Makna Pancasila hingga Hasil Angkat Besi Olimpiade Paris 2024
JAKARTA, iNews.id – Pancasila bukan hanya menjadi dasar negara. Namun, Pancasila juga bisa menjadi nilai-nilai yang dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Masing-masing sila dari Pancasila pun memiliki makna yang wajib diketahui, seperti sila 1 memiliki makna setiap warga negara memiliki keyakinan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa. Berita populer lainnya adalah hasil angkat besi Olimpiade Paris 2024.
Induksi merupakan salah satu materi dalam matematika yang mempelajari metode penalaran bersifat deduktif. Materi yang bisa ditemukan di mata pelajaran matematika kelas 11 ini juga merupakan salah satu upaya untuk membuktikan rumus matematika.
Bukan hanya menjadi dasar negara, Pancasila juga menjadi nilai yang dapat dihidupi oleh masyarakat Indonesia. Setiap sila dalam Pancasila mempunyai nilai-nilai berbeda. Lantas, apa saja makna setiap sila dalam Pancasila? Berikut penjelasannya.
Sila 1:
Dalam sila pertama memiliki maknanya adalah setiap warga negara memiliki keyakinan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa serta negara berdasar pada ketuhanan. Contoh dari sila ini adalah percaya dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa sesuai ajaran agama masing-masing.
Gagal Raih Medali Olimpiade Paris 2024, Eko Yuli Irawan Fokus Pemulihan Cedera
Sila 2:
Memiliki makna mengenai adanya sebuah prinsip persamaan antara kedudukan warga negara dalam negara serta martabat manusia yang memiliki potensi kultural. Salah satu contoh dari sila ini adalah tidak melakukan diskriminatif, membela kebenaran dan keadilan, serta menyadari adanya kesamaan hak dan kewajiban.
Sila 3:
Makna dalam sila ini adalah kita harus memiliki jiwa nasionalisme dan cinta bangsa maupun Tanah Air. Contohnya: bangga sebagai bangsa Indonesia, ikut serta dalam ketertiban dunia, dan menjaga nama baik bangsa serta negara.
Eko Yuli Fokus Pemulihan Cedera usai Pulang dari Olimpiade Paris 2024
Sila 4:
Sila ini bermakna permusyawaratan itu adalah mengusahakan putusan bersama secara bulat, baru sesudah itu diadakan tindakan bersama. Contohnya adalah ikut serta dalam pemilu, mengedepankan musyawarah, dan mengutamakan kepentingan umum.