5 Berita Populer: Kronologi Bullying di Binus School hingga Vincent Rompies Pernah Kecam Perundungan
JAKARTA, iNews.id – Kasus perundungan di SMA Binus Serpong yang melibatkan anak Vincent Rompies sedang ramai diperbincangkan. Korban perundungan bahkan harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sejumlah luka.
Ibu korban menceritakan kronologi kejadian hingga pengancaman kepada adik korban. Berita populer lainnya adalah aksi Vincent Rompies yang pernah mengecam aksi bullying.
Anak Vincent Rompies disebut terlibat dalam kasus bullying atau perundungan yang terjadi di SMA Binus Serpong. Hingga saat ini, peristiwa tersebut masih diselidiki oleh pihak kepolisian.
Ada 7 fakta yang muncul dalam kasus ini, yakni:
- Kasus perundungan viral di X melalui unggahan akun @BosPurwa
- Perundungan terjadi di luar sekolah
- Polisi dan sekolah turun tangan menyelidiki kasus tersebut
- Pihak sekolah membenarkan bahwa anak Vincent Rompies turut terlibat
- Korban mengalami luka bakar dan memar di tubuhnya
- Terungkapnya geng Tai
- Adik korban diancam dibunuh
Suasana Binus School Serpong Pasca Kasus Bullying yang Diduga Melibatkan Anak Vincent
Kasus perundungan di SMA Binus Serpong belakangan menjadi perbincangan. Hal tersebut pertama kali heboh di sosial media X dan diduga turut melibatkan anak Vincent Rompies.
Korban perundungan sampai harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapat perawatan. Terkait kronologi kejadian, ibu korban menyampaikan dalam keterangannya di media sosial. "Sejak tanggal 2 Februari anak sy dihajar, dipiting, dicekik, diikat di tiang, ditendang, diludahi bergantian, badannya disundut dengan rokok, dipukul pakai kayu dari belakang, dihajar bagian perutnya dan ditonton banyak orang," ujar dia.
Korban Bullying Siswa SMA Binus School Serpong Sudah Keluar dari RS
Kekerasan tersebut bahkan berlanjut ke beberapa hari setelahnya. Dirinya juga menjelaskan mengapa anaknya tak melawan ketika dihajar pelaku. "Kenapa anak saya tidak bisa melawan, karena diancam kalo lapor dan melawan adiknya yang kelas 6 SD akan dianiaya juga, akan dilecehkan dan bahkan mengancam membunuh," tambahnya.
Sebuah video berdurasi 42 detik viral di sosial media X. Video tersebut memperlihatkan aksi perundungan yang dilakukan anggota kelompok Geng Tai.