4 Kitab yang Diturunkan Allah SWT dari Zabur hingga Alquran
Latin: Wa qaffainā ‘alā āṡārihim bi‘īsabni maryama muṣaddiqal limā baina yadaihi minat-taurāh(ti), wa ātaināhul-injīla fīhi hudaw wa nūr(un), wa muṣaddiqal limā baina yadaihi minat-taurāti wa hudaw wa mau‘iẓatal lil-muttaqīn(a).
Artinya: Kami meneruskan jejak mereka (para nabi Bani Israil) dengan (mengutus) Isa putra Maryam yang membenarkan apa (kitab suci) yang sebelumnya, yaitu Taurat. Kami menurunkan Injil kepadanya (yang) di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya; yang membenarkan kitab suci yang sebelumnya, yaitu Taurat; dan menjadi petunjuk serta pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
Alquran adalah kitab suci terakhir yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad. Kitab Allah ini menjadi pedoman dasar hukum pertama dalam kehidupan. Alquran merupakan wahyu Allah yang terakhir, isinya telah disempurnakan Allah SWT.
Alquran mengandung pokok akidah, syariat, dan akhlak. Tercakup juga di dalamnya petunjuk-petunjuk untuk memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat. Menurut syariat, Alquran diturunkan kepada Nabi Muhammad pada tanggal 17 Ramadhan, yaitu bertepatan dengan tanggal 6 Agustus 610 M.
Ketika Nabi Muhammad berusia 40 tahun. Al Quran diturunkan di Gua Hira, Jabal Nur. Hari turunnya Alquran diperingati sebagai Nuzulul Quran pada setiap tahunya. Menurut sejarah, Alquran diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad, Alquran diturunkan selama 23 tahun atau kurang lebih selama 22 tahun 2 bulan 22 hari.