Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Periksa 2 Saksi Fakta Kubu Roy Suryo Cs terkait Kasus Tudingan Ijazah Jokowi
Advertisement . Scroll to see content

4 Fakta Mobil Polisi Nyaris Tabrak Rombongan PM Laos, Buru-buru Mau Amankan Presiden Jokowi

Jumat, 08 September 2023 - 11:13:00 WIB
4 Fakta Mobil Polisi Nyaris Tabrak Rombongan PM Laos, Buru-buru Mau Amankan Presiden Jokowi
Video mobil patroli polisi nyaris menabrak rombongan PM Laos Sonexay Siphandone (dok. istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Mobil patroli polisi nyaris menabrak rombongan salah satu pemimpin negara ASEAN. Video kejadian itu viral dan menuai perhatian luas di media sosial.

Berikut 4 fakta yang dihimpun dari peristiwa tersebut.

1. Hampir tabrak rombongan PM Laos

Mobil patroli polisi itu nyaris menabrak rombongan Perdana Menteri (PM) Laos Sonexay Siphandone. Peristiwa itu terjadi di Semanggi, Jakarta.

Rombongan tersebut merupakan delegasi KTT ke-43 ASEAN.

2. Mobil patroli terburu-buru mau amankan Presiden Jokowi

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman mengatakan anggota tersebut tengah buru-buru menuju ke Bundaran HI. Anggota itu hendak mengamankan jalannya Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jadi gini, itu anggota saya pada saat itu memang dia mau berpindah pos karena mau ngejar pengamanan jalannya Presiden RI, dia buru-buru," ujar Latif saat dihubungi, Kamis (7/9/2023).

3. Pengemudi sempat ditegur

Latif yang mengetahui secara langsung memberhentikan anggota polisi yang berada di mobil patroli itu dan menegurnya. Setelah ditegur anggota tersebut tancap gas menuju ke lokasi pengamanan Presiden. 

"Ya karena dia memang mau mengamankan buru-buru mau ngejar mengamankan presiden," katanya.

4. Diteriaki polisi lain

Dalam video yang beredar, petugas yang berjaga juga berteriak ke arah mobil patroli tersebut. Peristiwa itu mengundang beragam respons warganet.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut