3 Fakta Menarik Kota Jayapura, Ibukota Provinsi Papua yang Dikunjungi Ganjar Pranowo
Fakta-Fakta Menarik Seputar Kota Jayapura yang Dikunjungi oleh Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo
Tidak jauh dari pusat kota Jayapura terletak Danau Sentani, yang merupakan danau alami terbesar di Papua. Keistimewaan danau ini tidak hanya terletak pada ukurannya yang besar, tetapi juga pada keindahan alam yang memukau dan menjadi tempat bagi puluhan pulau kecil yang tersebar di perairannya.
Danau Sentani terkenal bukan hanya sebagai anugerah alam, tetapi juga sebagai rumah bagi masyarakat lokal yang memiliki keterampilan seni lukisan tradisional yang unik dan indah. Penduduk asli Danau Sentani dikenal sebagai seniman berbakat yang menghasilkan karya-karya seni yang memikat, mencerminkan kekayaan budaya dan warisan tradisional mereka.
Keindahan alam dan keunikkan seni budaya ini membuat Danau Sentani menjadi daya tarik yang tak terlupakan bagi para wisatawan yang ingin menikmati kekayaan alam dan kebudayaan Papua.
Kota Jayapura disebut Kota Seribu Pinang karena merupakan kota yang kaya akan pohon pinang. Pohon pinang tumbuh subur di sekitar kota ini dan memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jayapura.
Masyarakat setempat memiliki kebiasaan yang sangat erat dengan pinang, seperti menggunakan buah pinang dalam upacara adat, upacara pernikahan, atau sebagai simbol persaudaraan. Oleh karena itu, julukan "Kota Seribu Pinang" menjadi representatif bagi kehidupan dan budaya yang kental diwarnai oleh keberadaan pohon pinang di Jayapura.
Tidak hanya sebagai simbol budaya, pinang juga memiliki peran ekonomis yang signifikan di Jayapura. Hasil-hasil dari pohon pinang, seperti buahnya yang dapat dimakan, serta bahan-bahan dari batang dan daunnya, dimanfaatkan secara luas dalam kehidupan sehari-hari dan kegiatan ekonomi masyarakat. Kesejahteraan masyarakat Jayapura sebagian besar juga terkait dengan eksploitasi sumber daya alam yang melimpah, termasuk pohon pinang.
Jayapura tidak menggunakan istilah kecamatan; sebaliknya, mereka merujuk pada wilayah administratif mereka sebagai distrik.
Penggunaan istilah distrik ini sudah berlangsung sejak masa pemerintahan Belanda dan masih dipertahankan hingga saat ini. Jayapura terbagi menjadi beberapa distrik, termasuk Muara Tami, Heram, Jayapura Utara, Jayapura Selatan, dan Abepura.
Demikian fakta-fakta menarik seputar Kota Jayapura, ibukota Provinsi Papua yang dikunjungi oleh Ganjar Pranowo sebagai bagian rangkaian kunjungannya. Semoga bermanfaat.
Editor: Simon Iqbal Fahlevi