27 Siswa SMP di Serang Banten Diduga Keracunan MBG, Gejala Mual hingga Diare
Sekitar 1 jam setelah makan, enam siswa itu mulai mengalami mual, muntah dan diare. Keesokan harinya, pihak sekolah kembali mendapat laporan dari orang tua bahwa 21 siswa lain mengalami gejala serupa.
“Jumlahnya mencapai 21 orang. Kami kontak pihak SPPG dapur MBG, kemudian mereka datang ke sekolah. Saya melaporkan kejadian ini dan meminta solusi agar anak-anak kembali normal,” katanya.
Keenam siswa yang pertama kali sakit dibawa ke klinik terdekat untuk mendapat perawatan medis.
“Setelah diperiksa, paramedis menyatakan kondisi mereka tidak berkelanjutan. Anak-anak kemudian dijemput orang tua masing-masing,” ucapnya.
Dede menyebut Puskesmas juga sudah meminta keterangan dari sekolah. Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi terkait penyebab pasti.
“Mereka tidak menyebutkan faktor keracunan. Hanya disebut akibat makanan, sementara tentang keracunan seperti apa, itu harus dicek lebih lanjut,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya mengonfirmasi kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada pihak-pihak terkait di Serang, Banten.
Editor: Donald Karouw