2 Orang Indonesia Suspek Hantavirus, Ada di Jakarta dan Yogyakarta
23 kasus Hantavirus di Indonesia itu tersebar di sembilan provinsi, antara lain:
- DI Yogyakarta
- Jawa Barat
- DKI Jakarta
- Sulawesi Utara
- Nusa Tenggara Timur
- Sumatera Barat
- Banten
- Jawa Timur
- Kalimantan Barat
Dengan rincian, DKI Jakarta dan DI Yogyakarta mencatat masing-masing 4 kasus positif, Jawa Barat (5), dan satu kasus di Kalbar, Sumbar, Banten, Sulut, NTT, dan Jawa Timur.
Dalam keterangan yang sama, Kemenkes menjelaskan bahwa faktor risiko utama penularan penyakit ini adalah kontak dengan hewan pengerat, seperti tikus atau mencit.
Sejumlah upaya telah dilakukan pemerintah untuk mengendalikan penyebaran virus ini, antara lain pemantauan situasi melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) serta koordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Selain itu, dilakukan pemantauan pelaku perjalanan dari negara terjangkit, komunikasi risiko terkait penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta penyediaan pedoman pencegahan dan media edukasi.
Langkah lainnya mencakup penerbitan surat edaran kewaspadaan, deteksi dini melalui surveilans sentinel dan pemantauan hewan pembawa penyakit, serta pengendalian populasi rodensia sebagai reservoir virus.
Editor: Muhammad Sukardi