2 Konfederasi Buruh Temui Dasco, Tegaskan Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Dia menilai, keberpihakan Prabowo terlihat dari kesediaannya hadir dalam peringatan May Day. Menurutnya, momen tersebut mencatat sejarah baru dalam gerakan buruh nasional.
“Karena pertama kali dalam sejarah gerakan buruh, beliaulah yang pertama kali mau hadir dalam acara May Day dan akan dilanjutkan tahun ini. Dan kami tentu akan tetap mendukung dan menjaga beliau. Itu janji kami dari konfederasi-konfederasi buruh besar,” tuturnya.
Andi Gani menuturkan, Presiden Prabowo juga menyatakan kesiapan meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur pada 2 Mei 2026. Peresmian itu direncanakan sehari setelah peringatan May Day di Monas.
“Tadi kami juga mengundang Bapak Prabowo, May Day akan tetap diadakan rencananya di Monas. Lalu tanggal 2 Mei, Bapak Presiden berkenan akan meresmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur,” katanya.
Selain agenda resmi, dia mengungkap komunikasi antara Presiden Prabowo dan kalangan buruh berlangsung terbuka dan informal. Dia menyebut pola komunikasi tersebut membuat aspirasi buruh lebih cepat ditindaklanjuti.
“Dan sangat egaliter. Jadi kami bisa menyampaikan secara terbuka dan banyak publik yang tidak tahu bahwa kami melakukan komunikasi langsung dalam menjaga masalah dan beliau merespons dengan sungguh sangat cepat dan penuh perhatian terhadap buruh Indonesia,” ujarnya.
Editor: Aditya Pratama