Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ubedilah Badrun Dukung Prabowo Berantas Oligarki Perusak Alam: Dampaknya Luar Biasa
Advertisement . Scroll to see content

12 Fakta Reuni 212, Prabowo Diistimewakan dan Jokowi Batal Diundang

Minggu, 02 Desember 2018 - 05:05:00 WIB
12 Fakta Reuni 212, Prabowo Diistimewakan dan Jokowi Batal Diundang
Peserta reuni 212 sudah mulai berdatangan ke Monas, Sabtu (1/12/2018). (Foto: iNews.id/Ilma)
Advertisement . Scroll to see content

4. Pidato Rizieq Syihab

Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) Ustaz Yusuf Martak memastikan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) akan memberikan pidato singkatnya pada acara reuni 212 di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018).

"Yang jelas besok ada pidato dari Habib Rizieq," ujarnya saat konfrensi pers persiapan di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12/2018).

Yusuf meluruskan, pidato yang disampaikan HRS nantinya tidak akan langsung berada di tengah-tengah massa, namun nantinya HRS akan menyampaikan dalam bentuk tayangan video.

"Bahkan Insya Allah secara live dengan gambar dari Habib Rizieq," katanya.

5. Batal Undang Jokowi
Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif mengatakan, pembatalan untuk mengundang Jokowi merupakan hasil rapat panita pada rapat Jumat (30/11/2018) sore.

"Rapat terakhir kemarin sore (Jumat) ada juga masukan dari ulama-ulama. Lalu ada arahan dari Imam Besar (Habib Rizieq Syihab), panitia akhirnya memutuskan tidak mengundang secara tertulis ke Pak Jokowi dengan berbagai pertimbangan yang ada," kata Slamet dalam acara diakusi Polemik MNC Trijaya Network dengan tajuk 'Seberapa Greget Reuni 212' di D' Consulate Resto & Lounge, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12/2018).

Ma'aruf menuturkan, pembatalan juga mempertimbangkan faktor keamanan serta statusnya Jokowi sebagai kepala negara. Hal ini berbeda dengan Prabowo yang tetap diundang karena statusnya bukan penyelenggara negara.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut