1.000 Lebih Pelamar Berebut 50 Posisi Kerja Toko di Cianjur, Digaji Rp1,8 Juta selama Pelatihan
“Setelah masa pelatihan, mereka akan digaji sesuai UMR, dan mendapatkan BPJS Kesehatan, THR serta family gathering ke destinasi wisata seperti Bali,” katanya.
Ros juga menjelaskan bahwa rekrutmen ini merupakan bagian dari persiapan ekspansi toko Khaira ke luar kota. Informasi lowongan kerja disebarkan melalui media sosial seperti Facebook, TikTok, dan Instagram.
Salah satu pelamar, Siti Sofiah (18) warga Kecamatan Sukanagara, mengaku baru pertama kali melamar pekerjaan.
“Saya naik bus dari hari Minggu, mennginap di rumah saudaranya teman. Pagi-pagi jam tujuh langsung ke toko,” ujarnya.
Siti melamar sebagai pramuniaga dan konten kreator. Setelah menyerahkan lamaran, dia sempat jalan-jalan sebelum akhirnya dipanggil untuk interview.
“Antre mengasih lamaran terus main dulu, terus ditelepon disuruh balik buat interview,” katanya.
Fenomena ini menjadi cermin tingginya kebutuhan masyarakat akan lapangan kerja di tengah terbatasnya kesempatan kerja formal. Sektor retail lokal seperti Khaira Store tampak menjadi harapan baru bagi masyarakat yang mendambakan pekerjaan tetap.
Editor: Donald Karouw