Wahyu juga akan melakukan evaluasi secara internal untuk melakukan evaluasi terhadap SOP pengamanan massa. Hasil penilaian internal tersebut akan dijadikan bahan untuk menindak anggota yang melanggar.
5 Kolam Renang di Tangerang Selatan, Nomor 2 Bikin Bocah Betah Main Seharian
"Hasil penilaian internal sebagai bahan untuk menindak anggota bila terbukti adanya kesalahan SOP," katanya.
Menurut dia, kondisi mahasiswa tersebut masih baik. Saat ini, mahasiswa itu masih menjalani pemeriksaan dan perawatan setelah dibanting polisi.
"Kondisinya masih sehat, semua yang diamankan masih dilakukan SWAB. Yang bersangkutan akan kita bawa ke RS untuk pemeriksaan medis," kata Wahyu.
Lebih lanjut, Wahyu membantah hoaks yang beredar mahasiswa itu meninggal dunia. Saat ini, kondisi mahasiswa yang dibanting itu masih bisa berjalan. Adapun kejang-kejangnya diduga karena ayan.
"Jangan terpancing dengan berita hoaks. Mari sama-sama tabayyun. Tugas kita sama, memberikan pelayanan kepada masyarakat, memberikan edukasi yang baik. Semoga bernilai ibadah," katanya.
Sebelumnya diberitakan, peringatan HUT ke-389 Kabupaten Tangerang diwarnai aksi unjuk rasa mahasiswa. Demo mahasiswa di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, ini berakhir ricuh.
Editor: Faieq Hidayat