Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lubang Buaya: Tragedi G30S Legenda Lama, dan Aura Mistis Masih Ada
Advertisement . Scroll to see content

Sukitman, Polisi yang Jadi Saksi Mata Pembantaian Jenderal di Lubang Buaya

Kamis, 29 September 2022 - 15:34:00 WIB
Sukitman, Polisi yang Jadi Saksi Mata Pembantaian Jenderal di Lubang Buaya
Sukitman, kisah polisi yang menjadi saksi mata pembantaian jenderal di lubang buaya (Ilustrasi: iNews.id/Komaruddin Bagja A)
Advertisement . Scroll to see content

Namun di tengah perjalanan, ia dihadang oleh sekelompok pasukan bersenjata. Ia pun diminta untuk melemparkan senjata dan mengangkat tangannya.

Pasukan bersenjata pun bergegas menutup mata Sukitman dan mengikat kedua tangannya. Ia lalu dibawa ke lubang buaya menggunakan sebuah mobil bersama dengan jenazah Brigjen D.I Panjaitan.

Sesampainya di lubang buaya, Sukitman mendengar salah seorang dari pasukan bersenjata telah menewaskan Jenderal Ahmad Yani. ia juga mendengar penyiksaan yang diterima para korban penculikan hingga akhirnya dimasukkan ke dalam sumur sambil diberondong peluru senjata api.

Pada waktu itu, ia sudah berpasrah jika dirinya menjadi target pembunuhan selanjutnya. Akan tetapi, salah seorang dari pasukan bersenjata mencegahnya karena ia dianggap tidak ‘berbahaya’ dan akhirnya dibebaskan.

Sepulangnya dari penculikan, Sukitman menjalani proses interogasi oleh kepolisian. Ia juga memandu Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) untuk menemukan lokasi sumur pembantaian para jenderal saat Gerakan 30 September 1965 berlangsung.

Usai peristiwa tersebut, ia masih bertugas sebagai seorang polisi hingga pensiun pada 1998 dengan pangkat terakhirnya adalah Ajun Komisaris Polisi. Kemudian pada 13 Agustus 2007, Sukitman menghembuskan nafas terakhirnya di Kota Depok.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut