Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Ada Intel saat Anies Makan di Warung Soto Karanganyar, Endingnya Foto Bareng
Advertisement . Scroll to see content

Sebagai Ketua, Anies Sampaikan Enam Agenda Pembahasan Mayor Summit U20 Tahun 2022

Sabtu, 04 September 2021 - 15:14:00 WIB
Sebagai Ketua, Anies Sampaikan Enam Agenda Pembahasan Mayor Summit U20 Tahun 2022
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengikuti U20 Mayor Summit 2021 bersama para pemimpin G20 secara virtual, Jumat (3/9/2021) malam. (Foto: Dok. Pemprov DKI).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id  -  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengikuti U20 Mayor Summit 2021 bersama para pemimpin G20 secara virtual, Jumat (3/9/2021) malam. Pada kesempatan itu Anies menyampaikan gagasannya terkait tantangan selama pandemi Covid-19 dan krisis iklim yang membutuhkan perhatian khusus.  

Anies juga menyampaikan enam fenomena menarik yang terjadi di perkotaan setelah pandemi yang akan menjadi agenda diskusi pada Mayor Summit U20 tahun depan. Enam fenomena itu, pertama kebutuhan akan perumahan yang menunjang produktivitas penghuninya dengan harga terjangkau. 

"Tren global menunjukkan meningkatnya permintaan untuk memiliki rumah yang tidak hanya mampu menjaga kesehatan penghuninya, tetapi juga cocok untuk menunjang produktivitas. Hal ini karena semakin banyak orang yang memutuskan untuk terus bekerja dari rumah. Jadi perumahan semacam ini pasti harus terjangkau," ujar Anies.

Kedua, kata dia masa depan industri properti. Kontribusi sektor properti di kawasan perkotaan di seluruh dunia menurun sebanyak 29% pada 2020. Pemandangan kantor-kantor yang kosong, lanjut dia kini tidak jarang terlihat termasuk di Jakarta, sehingga perlu dipikirkan kembali masa depan industri properti di kota-kota di seluruh dunia.

Menurutnya, ketiga tentang akses mobilitas berkelanjutan untuk semua orang. Pandemi Covid-19 dan perubahan iklim dinilai telah memaksa kota untuk mempertimbangkan kembali hubungan antara mobilitas, ruang kota dan kesehatan yang turut mempertimbangkan jaga jarak fisik, sekaligus  kebutuhan mobilitas penduduk. 

"Dan sekarang, pertanyaan yang muncul bukanlah tentang bagaimana kota menyediakan infrastruktur untuk menopang mobilitas, melainkan bagaimana kota memastikan akses yang setara terhadap mobilitas yang berkelanjutan. Jadi itu masalah yang perlu kita pikirkan," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut