Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Natal di Tengah Bencana, Polri Ubah Posko Pengungsian jadi Tempat Ibadah Sementara
Advertisement . Scroll to see content

Sambut Nataru, Penyuluh Agama se-Indonesia Kompak Bersihkan Rumah Ibadah Lintas Iman

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:15:00 WIB
Sambut Nataru, Penyuluh Agama se-Indonesia Kompak Bersihkan Rumah Ibadah Lintas Iman
Para penyuluh agama Kemenaag melakukan aksi bersih-bersih tempat ibadah lintas iman di Jakarta. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemandangan menyejukkan terlihat di berbagai penjuru Tanah Air menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Para penyuluh agama dari Kementerian Agama (Kemenag) menggelar program bersih-bersih rumah ibadah lintas iman sebagai wujud nyata penguatan kerukunan umat beragama. Aksi itu serentak dilakukan di berbagai daerah, Rabu (24/12/2025).

Salah satu lokasi utama kegiatan ini berada di kawasan Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Di sana, para penyuluh bahu-membahu membersihkan Masjid Al-Hijrah dan Gereja HKBP–PGI. Menariknya, praktik ini dilakukan secara silang; penyuluh non-Muslim turut membersihkan masjid, sementara penyuluh Muslim ikut merawat gereja, vihara, hingga kelenteng. 

Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kemenag, Lubenah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan rumah ibadah berfungsi optimal sebagai ruang sosial yang nyaman bagi masyarakat, terutama saat mobilitas warga meningkat selama libur Nataru. 

“Rumah ibadah bahkan diharapkan dapat menjadi rest area alternatif bagi pemudik, dengan fasilitas sanitasi yang memadai. Semangat gotong royong inilah yang terus kami dorong agar kerukunan tumbuh dari praktik nyata, bukan sekadar kata-kata,” ujar Lubenah.

Gerakan Serentak 900 Penyuluh 

Kasubdit Bina Penyuluh Agama Islam, Jamaluddin M. Marki, mengungkapkan bahwa hampir 900 penyuluh yang tergabung dalam Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) terlibat aktif. Laporan kegiatan serupa juga datang dari berbagai daerah seperti Bali, Subang, dan wilayah lainnya di Indonesia. 

Jamaluddin menjelaskan, kegiatan ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, menyambut Hari Raya Natal, khususnya bagi umat Kristiani. Kedua, menyiapkan rumah ibadah yang bersih dan nyaman menjelang Tahun Baru. Ketiga, menguatkan nilai pengabdian dan pelayanan keagamaan yang relevan dengan semangat Hari Amal Bakti Kementerian Agama.

“Program ini tidak berhenti pada momentum Nataru. Ke depan, penyuluh agama akan terus mengembangkan program-program berbasis rumah ibadah, termasuk menyambut bulan Ramadan dan agenda keagamaan lainnya, dengan pendekatan lintas iman dan kepedulian lingkungan,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut