Ribuan Warga Bogor Gelar Aksi, Minta Normalisasi Sungai Cileungsi-Cikeas Dipercepat
Dia menyatakan, kondisi sungai baik di hulu maupun hilir sudah rusak. Hal ini menimbulkan potensi banjir besar di kemudian hari.
Menurut Puarman, tahapan normalisasi yang direncanakan pemerintah terlalu lama. Rencana itu baru akan terealisasi pada 2028 setelah proses penyiapan lahan dan proses lelang.
Dia menuturkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah mengingatkan banjir besar yang dikenal dengan siklus lima tahunan berpotensi menjadi tiga tahunan. Bahkan, banjir diperkirakan dapat terjadi setiap tahun dengan potensi volume yang sama dengan siklus lima tahunan.
"Jika tidak ada upaya percepatan, kami khawatir tahun 2028 kami bisa tenggelam," kata Puarman.
Sementara itu, Koordinatir Aksi, Syamsudin menyampaikan para warga juga membacakan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi, dan Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk mempercepat normalisasi Sungai Cileungsi dan Cikeas.