Rekonstruksi Pelajar Tewas Dicelurit di Kota Bogor, Polisi: Tersangka Utama Kalap
BOGOR, iNews.id - Polisi menggelar rekonstruksi penyerangan yang menewaskan pelajar RMP (17) di Kota Bogor. Dari hasil reka ulang tersebut, diketahui tersangka utama, RA (18) kalap, sehingga menyerang korban secara membabi buta dengan senjata tajam.
"Dari hasil penyidikan kami, (pelaku RA) tidak punya niat untuk menghabisi (membunuh). Tetapi karena kalap. Ketika si tersangka meninggalkan lokasi, tidak sadar bahwa yang bersangkutan (korban) sampai terkena di bagian dada sangat parah," kata Kasatreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto kepada wartawan, Selasa (12/10/2021).
Luka di bagian dada dengan cerulit itu, ujar Kompol Dhoni Erwanto, tembus hingga jantung dan paru-paru korban. Sehingga, dari hasil autopsi dokter menyatakan luka tersebut yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kompol Dhoni Erwanto menyatakan, hasil autopsi yang didapat, penyebab meninggalnya adalah luka di bagian dada sedalam 25 sentimeter (cm). Dari hasil autopsi, bagian jantung korban, terkena celurit.
Kota Bogor Keren, Nol Kasus Positif Covid-19 Hari Ini
"Kemudian paru-paru korban. Bahkan ada organ dalam yang terluka. Itu yang disampaikan dokter. Dilihat dari lukanya kan ada luka gores di bagian kaki, luka sabetan dan juga di bagian tengkuk. Yang paling parah adalah bagian dada yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ujar Kompol Dhoni Erwanto.
Akhir Bulan Ini UGM Mulai Gelar Perkuliahan Tatap Muka
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Bogor, dari hasil rekonstruksi hari ini, tersangka utama memeragakan sebanyak 25 adegan, mulai dari persiapan hingga penyerangan terhadap korban. Adapun motifnya masih sama dengan sebelumnya, yakni dendam pribadi.
"(Motif) sampai ini masih seperti yang kemarin sudah kam sampaikan, tersangka ini (RA) sakit hati terhadap korban (RMP). Dari hasil rekonstruksi masih sama, sesuai hasil penyelidikan ataupun penyidikan kami selama ini. Kami menetapkan dua tersangka pertama tersangka utama atas nama RA dan juga tersangka kedua, ML," tutur Dhoni.
BKKBN Fokus Tingkatkan Kualitas Keluarga lewat Bangga Kencana
Seperti diketahui, remaja berinsial RMP (17) yang merupakan pelajar dari SMA 7 Kota Bogor meninggal dunia usai diserang pelajar lain di Jalan Palupuh, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada Rabu 6 Oktober 2021 malam.
Dari kasus itu, polisi mengamakan pelaku utama berinisial RA (18) yang merupakan pelajar dari SMA 6 Kota Bogor dibantu rekannya ML (17). Adapun motif penyerangan oleh RA yakni dendam pribadi.
Video Rekonstruksi Pelajar di Kota Bogor yang Tewas Diserang, Tersangka Peragakan 25 Adegan
Editor: Agus Warsudi