Puluhan Nakes di RSKD Duren Sawit Gelar Aksi Dugaan Manipulasi Dana Remunerasi
Sehingga, kata dia, pembagian yang tidak sesuai ini membuat satu pegawai mendapatkan remunerasi yang lebih sedikit. Hal ini juga yang dituntut puluhan pegawai lantaran merasakan dirugikan.
"Kami sebagai income getter ternyata diurus oleh manajemen yang tidak paham aturan pembayaran remunerasi," jelas dia.
Pembagian remunerasi itu diduga dilakukan oleh oknum pegawai yang juga masih bekerja di Rumah Sakit Duren Sawit. Padahal, kata dia, oknum pegawai itu sudah terbukti melakukan korupsi.
"Karena yang melakukan perhitungan pembayaran remun dan penerima suap orang yang sama. Sudah diperiksa dan sudah terbukti persangkanya namun diberi sanksi tidak sesuai pergub yang seharusnya diberhentikan dengan tidak hormat," tuturnya.
Dua hari usai aksi itu digelar, Mirza menyebut Dinas Kesehatan DKI Jakarta meminta manajemen Rumah Sakit Duren Sawit melibatkan dokter-dokter untuk menyelesaikan hal ini.
"Untuk remunerasi yang bermasalah kepala dinas meminta manajemen melibatkan dokter serta perawat juga tenaga kesehatan lainnya untuk melihat dan merumuskan bersama-sama," tutupnya.
Sementara, iNews.id mencoba menghubungi Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati untuk mengonfirmasi masalah ini. Namun, Ani belum membalas pesan singkat dari iNews.id.
Editor: Faieq Hidayat