Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daya Tampung TPST Bantargebang Menurun, Tumpukan Sampah Menggunung di Sejumlah Titik Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Pramono Minta Tumpukan Sampah di TPS Rusun Waduk Pluit Diselesaikan Paling Lambat 10 Hari 

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:31:00 WIB
Pramono Minta Tumpukan Sampah di TPS Rusun Waduk Pluit Diselesaikan Paling Lambat 10 Hari 
Penampakan tumpukan sampah yang menggunung di TPS Rusun Waduk Pluit. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta tumpukan sampah hingga menggunung yang terjadi di tempat pembuangan sampah (TPS) Rumah Susun (Rusun) Waduk Pluit, Jakarta Utara diselesaikan dengan cepat. Dia memberi batas waktu penanganan paling lama 10 hari.

"Saya sudah meminta untuk diselesaikan selambat-lambatnya 8 sampai 10 hari," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Pramono menambahkan, persolan utama sampah menumpuk di TPS Rusun Waduk Pluit karena keterlambatan pengangkutan. Sebab, TPST Bantargebang juga telah menurunkan daya tampung sampah Jakarta.

"Seperti kita ketahui, di Rusun Waduk Pluit karena adanya keterlambatan antrean di TPST-TPST yang ada, kemudian ke Bantargebang, terjadi penumpukan," kata dia.

Untuk membereskan sampah di TPS Rusun Waduk Pluit, Pemprov DKI Jakarta mengerahkan alat berat dan truk pengangkut sampah. Jumlah ini juga akan ditambah agar penanganannya cepat selesai.

"Hari ini yang sudah bekerja ada satu alat berat, tiga unit truk, dan sepuluh personel yang bekerja di lapangan. Satu sampai dua hari ke depan akan kami tambah," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga meminta agar pengelolaan sampah di Rusun Waduk Pluit dilakukan diperbaiki. Agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dikemudian hari.

"Saya meminta secara khusus agar pengelolaan Waduk Pluit ini dikelola kembali dengan aturan dan cara yang lebih baik, supaya tidak terjadi lagi penumpukan seperti yang sekarang ini," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut