Pramono Kukuhkan Anggota Akademi Jakarta, Ingin TIM Jadi Wajah Seni Budaya Ibu Kota
Pramono mencontohkan berbagai perayaan keagamaan dan budaya yang kini dapat diselenggarakan secara terbuka di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, mulai dari Christmast Carol Colossal, Nyepi, Idulfitri, hingga Imlek. Keragaman tersebut, kata dia, perlu terus dijaga sebagai identitas Jakarta yang inklusif.
"Bahkan ketika kemarin saya bertemu dengan beberapa pimpinan di Singapura, mereka kaget, 'kok Imleknya di Jakarta itu sekarang lebih seru, lebih meriah dibandingkan di Singapura?'. Sehingga dengan demikian, ruang-ruang yang seperti itulah yang kita jaga bersama," ucap Pramono.
Pramono berharap, pembangunan fisik, seni, dan budaya di Jakarta dapat terus berjalan beriringan sehingga menjadikan ibu kota semakin berwarna dan nyaman bagi seluruh warganya.
"Yang paling utama adalah membuat masyarakat Jakarta menjadi nyaman," terangnya.
Sementara itu, Ketua Akademi Jakarta, Seno Gumira Ajidarma mengapresiasi pengukuhan anggota Akademi Jakarta periode 2026-2031. Dia berharap, seluruh anggota yang telah dikukuhkan dapat menjalankan tugas dengan baik.
"Atas pengukuhan ini, kami berharap Anda mendoakan agar kami semua bisa bekerja dengan baik," tandasnya.
Editor: Rizky Agustian