Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Motif Mutilasi Mayat dalam Freezer di Bekasi: Korban Dibunuh gegara Menolak Diajak Mencuri
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Tangkap Tersangka Baru Kasus Mutilasi dalam Freezer di Bekasi, Ini Perannya

Rabu, 01 April 2026 - 09:42:00 WIB
Polisi Tangkap Tersangka Baru Kasus Mutilasi dalam Freezer di Bekasi, Ini Perannya
Ilustrasi penangkapan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya menangkap tersangka baru berinisial A terkait kasus pembunuhan disertai mutilasi pria berinisial AH yang jasadnya ditemukan dalam freezer di kios ayam geprek kawasan Bekasi, Jawa Barat. A berperan sebagai penadah barang milik korban yang dicuri pelaku mutilasi berinisial S dan DS alias ANS.

“Benar, penyidik telah mengamankan dua tersangka utama, yaitu ANC dan S. Selain itu, penyidik juga mengamankan A yang diduga berperan sebagai penadah barang hasil curian milik korban,” kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Andaru menyebutkan, pelaku S dan DS alias ANS telah menjual telepon genggam dan kendaraan milik korban. Telepon genggam korban dijual kepada A secara COD melalui Facebook seharga Rp450.000 pada 22 Maret 2026. 

“Selanjutnya, motor Vario dijual pada 23 Maret 2026 sore hari seharga Rp2.300.000 tunai, dan motor Beat dijual pada malam harinya seharga Rp1.850.000 melalui transfer ke akun DANA milik tersangka ANC,” ujar dia.

Sebelumnya, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menjelaskan S (27) dan DS alias ANS (24) melakukan aksinya karena korban tidak mau diajak mencuri mobil bos pemilik kios ayam geprek berinisial ES (32).

“Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu, yang korban itu diajak untuk melakukan kejahatan tapi menolak. Sehingga yang dua orang membunuh si korban tersebut,” kata Iman, dikutip Rabu (1/4/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut