Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Periksa 2 Saksi Fakta Kubu Roy Suryo Cs terkait Kasus Tudingan Ijazah Jokowi
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Bongkar Perdagangan Manusia Bermodus PJTKI di Bekasi

Rabu, 25 April 2018 - 19:00:00 WIB
Polisi Bongkar Perdagangan Manusia Bermodus PJTKI di Bekasi
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP JR Saragih
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI,iNews.id – Polres Metro Bekasi Kota membongkar praktik perdagangan manusia dengan modus rekrutmen Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di kawasan Pondok Melati, Bekasi, Rabu (25/4/2018). Korban diperdaya akan diberangkatkan ke sejumlah negara di Asia Tenggara.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP JR Saragih mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas penghuni rumah di Jalan Raya Hamkam, Pondok Melati. Polisi menemukan rumah tersebut dijadikan tempat menampung puluhan calon TKI ilegal.

“Kami menemukan stempel yang tidak benar. Diduga ilegal PJTKI (Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia) ini,” kata Saragih di Mapolres Metro Bekasi Kota, Rabu (25/4/2018).

Saat penggerebekan, polisi berhasil meloloskan 21 korban yang merupakan wanita asal Nusa Tenggara Barat. Petugas juga menangkap pemilik PT WJI berinisial ES (42), yang mengelola PJTKI tersebut.

“Pengakuan sepihak pelaku, pernah memberangkatkan puluhan wanita dari Jawa ke luar negeri, tetapi ini jelas dokumennya palsu semua,” ujar dia.

Di kantor penyalur TKI milik ES, polisi menemukan dokomen pendukung calon tenaga kerja yang diduga palsu. Kepada petugas, ES mengaku puluhan korban itu akan dikirim ke tiga negara Asia yakni Malaysia, Brunei Darussalam, dan Taiwan.

“Kami masih mendalami ini. Hasil penyelidikan sementara PJTKI ini ilegal,” ucapnya.

Polres Metro Bekasi Kota menjerat ES dengan pasal 4 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Editor: Khoiril Tri Hatnanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut