Pendaki Asal Bogor Meninggal di Gunung Merbabu, Diduga akibat Serangan Jantung
Korban tiba kembali di Pos Pelayanan Pendakian pada pukul 11.30 WIB dan selanjutnya menuju basecamp untuk beristirahat. Namun sekitar pukul 11.58 WIB, korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri di depan basecamp.
Petugas Balai TN Gunung Merbabu bersama personel Polsek Selo, KPA Ranger Merbabu, dan tenaga medis kemudian memberikan pertolongan serta mengevakuasi korban ke Puskesmas Selo.
"Berdasarkan keterangan dokter di Puskesmas Selo, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.55 WIB dengan dugaan penyebab kematian henti jantung akibat serangan jantung (cardiac arrest ec. susp. heart attack)," tulis Balai TN Gunung Merbabu.
Setelah proses administrasi dan penanganan selesai, jenazah diberangkatkan dari RSUD Pandan Arang Boyolali pada pukul 18.40 WIB menuju Kabupaten Bogor untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Balai TN Gunung Merbabu mengimbau masyarakat yang akan melakukan pendakian agar mematuhi standar operasional prosedur (SOP), mengutamakan keselamatan, serta memastikan kondisi kesehatan sebelum melakukan aktivitas pendakian.
"Balai Taman Nasional Gunung Merbabu mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mematuhi SOP pendakian, mengutamakan keselamatan, serta memastikan kondisi kesehatan sebelum melakukan aktivitas pendakian," demikian keterangan Balai TN Gunung Merbabu.
Editor: Rizky Agustian