Penataan Imbas Longsor TPST Bantargebang, Ratusan Truk Sampah Antre Berjam-jam
BEKASI, iNews.id - Longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, menyebabkan antrean panjang truk sampah yang hendak masuk ke lokasi pembuangan. Antrean bahkan mengular hingga lebih dari 5 kilometer.
Ratusan truk sampah terpaksa menunggu berjam-jam untuk dapat masuk ke area TPST Bantargebang. Sebagian sopir bahkan mengaku sudah mengantre sejak subuh.
Panjang antrean tersebut terjadi akibat penataan ulang zona empat pembuangan sampah milik DKI Jakarta setelah peristiwa longsor. Antrean truk terlihat memanjang dari pintu masuk TPST Bantargebang hingga ke Jalan Raya Narogong di depan Pasar Bantargebang.
Salah seorang sopir truk sampah, Hendri, mengatakan dia sudah hampir satu jam terjebak kemacetan dan kendaraan tidak bergerak.
Menteri LH Minta Pemprov DKI Setop Open Dumping di Bantargebang, Ini Respons Pramono
"Kita belum tahu penyebab macetnya. Belum sampai pintu masuk, ini macetnya sampai 5 km," ujarnya, Kamis (12/3/2026).
"Ini sudah mau 1 jam kendaraan gak bergerak," katanya lagi.
Seluruh Korban Longsor Sampah Bantargebang Ditemukan, 7 Tewas, 6 Selamat
Dia berharap antrean segera terurai agar para sopir bisa melanjutkan pekerjaan dan beristirahat.
"Semoga cepat lancar, biar kita semua bisa istirahat juga kan," ucapnya.
Update Korban Longsor Sampah Bantargebang: 6 Tewas, 1 Masih Hilang
Selain menyebabkan antrean panjang, kondisi tersebut juga menimbulkan dampak lain di sepanjang jalur antrean.
Pramono Targetkan RDF Rorotan Olah 1.000 Ton Sampah, Pangkas Beban Bantargebang
Air kotor dari truk sampah berceceran di badan jalan sehingga menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu pengendara lain yang melintas. Para sopir memperkirakan waktu tunggu untuk dapat masuk ke area TPST Bantargebang bisa mencapai lebih dari enam jam.
Mereka berharap penataan zona pembuangan sampah di TPST Bantargebang dapat segera diselesaikan agar antrean panjang truk sampah tidak terus terjadi.
Editor: Donald Karouw