Pemprov DKI Usulkan Tarif Integrasi Antarmoda Transportasi di Jakarta Rp10.000
Syafrin mengatakan tarif integrasi antarmoda transportasi umum di Jakarta tersebut direncanakan diputuskan pada Maret 2022 ini. "Sesuai timeline tarif integrasi (diputuskan) mulai Maret ini, karena seluruh perangkat sudah siap," kata Syafrin.
Syafrin menambahkan penetapan tarif masih menunggu persetujuan DPRD DKI Jakarta. "Lalu Gubernur (bisa) menerbitkan Keputusan Gubernur terkait tarif integrasi. Baru langsung diimplementasikan," ucap dia.
Syafrin menjelaskan, setelah mendapat keputusan, sosialisasi akan dilakukan dua pekan sehingga moda transportasi diberlakukan penuh pada April 2022.
Sedangkan KRL Jabodetabek belum menjadi bagian tarif terintegrasi karena harus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan PT KAI untuk melakukan integrasi antar daerah.
"Tahapan selanjutnya KRL bisa join karena di dalam struktur Jak Lingko Indonesia itu sudah ada unsur KCI," ucap Syafrin.
Untuk TransJakarta memiliki tarif tunggal sebesar Rp2.000 pukul 05.00-07.00 dan Rp3.500 di luar jam tersebut. Sementara untuk tarif integrasi antara layanan TransJakarta lainnya seperti BRT, Non BRT, termasuk Transjabodetabek, dan Mikrotrans maksimum yang dikenakan adalah Rp5.000.
Untuk MRT tarifnya dengan model distance base, di mana tarifnya antara Rp3.000 sampai Rp14.000, di mana setiap penumpang naik dikenakan "boarding fee" Rp3.000 dan hitungan per kilometer adalah Rp1.000, dengan plafon tertinggi Rp14.000. Lalu untuk LRT juga memiliki jenis yang flat yakni sebesar Rp5.000.
Editor: Faieq Hidayat