Panti Pijat Esek-esek Menjamur di Jakbar, Modusnya Kedai Kopi
“Kalau dua kali ada biaya tambahan,” katanya menambahkan.
Panti Pijat di DKI Harus Tutup selama Ramadan, Karaoke Keluarga Boleh Buka tapi Dibatasi
Untuk menutupi bisnisnya, panti ini juga menggangi nama massage menjadi coffee sehingga terlihat sebagai kedai kopi. Kaca ruko juga dibuat super gelap sehingga tidak terlihat dari luar.
Berdasarkan pantauan, pada lobi ruangan terdapat resepsionis dan seorang pegawai pria yang membantu membukakan pintu masuk dan keluar. Ada juga pintu penghubung antara lobi dan kafe. Kafe menjadi ruang tunggu tamu sebelum nantinya mengikuti layanan terapis.
Terdapat beberapa sofa dan beberapa meja bar yang menjual minuman beralkohol. Terapis berinisial D mengisahkan bila panti pijat ini memiliki beberapa cabang di luar Jakarta Barat seperti Alam Sutera, Tangerang dan Sunter, Jakarta Utara.
“Kalau di sini ada 10 kamar dengan 15 terapis. Kami buka dari pukul 10.30 - 22.30 WIB,” ujar D.