Mengubah Limbah di Ibu Kota Jadi Kenang-kenangan yang Bermakna
Salah satu penyebabnya adalah pembatasan yang diberlakukan pemerintah, yang secara praktis membuat kunjungan wisatawan ke Ibu Kota pun ikut merosot. “Karena produk kami kerajinan suvenir kayu daur ulang, yang menampilkan ciri khas Jakarta, pas selama pandemi nge-drop (turun) tidak ada penjualan,” tuturnya.
Seiring menurunnya omzet, Ayi pun terpaksa merumahkan sementara para pegawainya. Namun, dia tak mau berlama-lama terjebak dalam situasi sulit itu. Perempuan itu pun berpikir keras bagaimana agar uang tetap berputar selama pandemi.
“Untuk sementara Harus beralih usahanya. Saya liat-liatin usaha apa yang cepet laku. Saya pun beralih jualan kuliner dan aneka snack,” katanya.
Ayi pun merasa bersyukur, karena produk suvenir dan makanannya dilirik berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Jadi, selama pandemi saya tetap bertahan produksi suvenir dan aneka snack,” ucapnya.
Atas dedikasi dan loyalitas memproduksi suvenir khas Jakarta dari limbah kayu daur ulang, Artha Betawi Craft diganjar sejumlah penghargaan. Di antaranya juara dua UKM Award untuk kategori produk ramah lingkungan dari Dinas Koperasi, Perdagangan, dan UMKM Pemprov DKI Jakarta.