Mbak Rara Pawang Hujan Beraksi di CFD Jakarta, Hujannya Berhenti?
JAKARTA, iNews.id - Raden Rara Istiati Wulandari atau kerap disapa Mbak Rara, turun langsung saat pawai ogoh-ogoh di lokasi Car Free Day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2026). Mbak Rara selama ini dikenal publik lewat aksinya sebagai pawang hujan.
Berdasarkan pantauan, Mbak Rara terlihat datang ke acara itu dengan baju kebaya berwarna hijau. Dia terlihat memegang mangkuk berwarna emas atau singing bowl sebagai alat ritualnya.
Mbak Rara melakukan sejumlah ritual di saat kondisi cuaca masih diguyur hujan rintik-rintik. Dia terlihat berteriak ke arah langit sambil memukul-mukul mangkuk dengan kentungan kecil yang dia bawa.
Selama beberapa waktu, hujan tetap turun tetapi dengan intensitas kecil. Pawai pun tetap berjalan baik dan pengunjung tetap bertahan di lokasi acara.
Suasana CFD Jakarta Pertama di Bulan Ramadan, Diwarnai Gerimis
Tidak lama kemudian, hujan deras kembali mengguyur kawasan tersebut. Hal ini membuat sebagian pengunjung membubarkan diri untuk mencari tempat meneduh. Sementara mereka yang tetap bertahan langsung membuka payung dan mengenakan mantel hujan.
Diketahui, ogoh-ogoh dengan berbagai karakter diarak dari kawasan Monas ke area CFD Bundaran HI. Para pembawa ogoh-ogoh juga tampak tetap bersemangat menari-nari meski diguyur hujan.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan pawai ogoh-ogoh di Bundaran HI dimeriahkan dengan pemasangan penjor atau bambu melengkung yang dihias janur.
"Mungkin juga baru pertama kali nanti di Bundaran HI akan dipasang penjor," ucap Pramono, dikutip Minggu (8/3/2026).
Sebagai kota multikultur dan multietnik, dia menilai sudah selayaknya Jakarta memberikan ruang bagi siapa pun untuk mengekspresikan keyakinan dan tradisinya.
Editor: Reza Fajri