Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Periksa 2 Saksi Fakta Kubu Roy Suryo Cs terkait Kasus Tudingan Ijazah Jokowi
Advertisement . Scroll to see content

Marak Aksi Main Hakim Sendiri, Polisi Imbau Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi Teriakan Maling

Jumat, 11 Februari 2022 - 13:31:00 WIB
Marak Aksi Main Hakim Sendiri, Polisi Imbau Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi Teriakan Maling
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan meminta masyarakat tak mudah terprovokasi teriakan maling. (Foto: MPI/Carlos Roy Fajarta)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kasus main hakim sendiri berujung kematian marak dalam beberapa waktu terakhir. Polda Metro Jaya pun mengimbau masyarakat tak mudah terprovokasi dengan teriakan maling.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan meminta masyarakat untuk berpikir jernih dan memastikan terlebih dahulu apakah orang yang dituduhkan sebagai maling benar-benar pelaku kejahatan atau kriminalitas. Meski demikian dia tidak membenarkan adanya aksi main hakim sendiri apalagi yang berujung kematian.

"Jadi saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak mudah percaya dengan provokasi dan kami mengimbau agar masyarakat tidak juga dengan mudahnya melakukan main hakim sendiri yang berdampak fatal," kata Zulpan di Jakarta, Jumat (11/2/2022).

Apabila masyarakat mengetahui di wilayahnya ada aksi kriminalitas ataupun teriakan maling, Zulpan menganjurkan agar warga mengamankan pelaku dan membawanya ke kantor kepolisian terdekat.

"Dalam aksi provokasi di Tarumajaya ini misalnya, korban memang betul-betul mencari kucingnya yang hilang, namun karena aksi provokasi teriakan maling mengakibatkan orang yang tidak tahu persoalannya terprovokasi melakukan aksi yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ucap Endra Zulpan.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkap kasus penganiayaan dan pengeroyokan dengan didahului aksi provokasi yang dilakukan oleh sekelompok anak muda di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Jumat (11/2/2022).

Akibat pengeroyokan pada 6 Februari 2022 dini hari tersebut seorang pemuda yang sedang mencari kucing berinisial LEH (17) meninggal dunia setelah diteriaki maling dan dianiaya oleh sejumlah pemuda yang kebetulan sedang akan melakukan aksi tawuran dan membawa sajam hingga meninggal dunia.

Kasus pengeroyokan juga menimpa seorang lansia Wiyanto Halim (89) yang sedang mengemudikan mobil di Duren Sawit, Jakarta Timur. Dia dikejar oleh sejumlah massa yang meneriakinya maling mobil. 

Padahal setelah ditelusuri kepolisian yang bersangkutan bersenggolan dengan sepeda motor hingga jatuh dan kemudian diteriaki maling karena terus melaju dengan mobilnya. Korban akhirnya tewas usai dikeroyok sejumlah warga di Jalan Pulokambing, Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (23/1/2022) dini hari.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut