Mantap, Pemkot Jakbar Kolaborasi dengan Warga Olah Sampah Jadi Disinfektan
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat (Jakbar) berkolaborasi dengan warga yang bermukim di wilayah Joglo, Kembangan mengolah sampah menjadi cairan disinfektan. Sampah yang diolah merupakan sampah organik rumah tangga.
Plt Kasi Pengawasan dan Pengendalian Dampak Lingkungan dan Kebersihan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Enrile Indro Prasetyo mengatakan olahan ini terdiri dari kulit buah dan sayuran.
"Sampahnya diolah menjadi carian eco enzym yang bermanfaat untuk banyak hal. Salah satunya disinfektan," kata Enrile di Jakarta, Kamis (3/2/2022).
Menurut Enrile, bahan sampah buah dan sayuran tersebut cocok untuk dijadikan disinfektan karena dianggap dapat membunuh kuman dan menyegarkan udara. Enrile pun menjelaskan proses pembuatan berawal dari mengumpulkan sampah sisa kulit buah dan sayuran ke satu tempat pengolahan sampah di RW 07.
Permukiman Padat Penduduk Jakarta Disemprot Cairan Disinfektan
Warga dan petugas dari Suku Dinas Lingkungan Hidup mencuci sampah tersebut menggunakan air bersih. Setelah dicuci, sampah tersebut dimasukan ke dalam sebuah drum.
Kemudian dicampurkan cairan molase dan air dan mengaduknya di wadah yang berbeda. Setelah itu, carian campuran tersebut dimasukan ke dalam drum dan didiamkan selama tiga bulan.
Petugas bisa memproduksi sepuluh sampai 11 drum berisi sampah organik yang telah terendam. Setelah tiga bulan, sampah organik tersebut disaring dan airnya dapat digunakan sebagai disinfektan.
"Cairan tersebut kita bagikan kepada warga sekitar. Bisa digunakan untuk disinfektan atau pestisida," kata Enrile.
Petugas kebersihan setempat pun lalu menggunakan disinfektan tersebut untuk disemprotkan ke beberapa rumah warga yang ada di wilayah RW 07.
Editor: Rizal Bomantama