Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Bersyukur WFH Ditetapkan Hari Jumat Bukan Rabu, Ada Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Macet Semakin Parah, Pemprov DKI-Kemenhub Godok Solusi Jangka Pendek

Senin, 04 Desember 2017 - 11:53:00 WIB
Macet Semakin Parah, Pemprov DKI-Kemenhub Godok Solusi Jangka Pendek
Kerugian akibat kemacetan di Jakarta mencapai Rp67,5 triliun. Karena itu, Pemprov DKI-Kemenhub sedang mengkaji solusi jangka pendek
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA,iNews.id – Tidak Jakarta namanya kalau tidak macet. Begitulah mungkin anekdot masyarakat memandang ibukota. Sebab hampir semua ruas jalan selalu ditemukan kemacetan. Apalagi di jam sibuk, baik pagi ketika warga berangkat kerja atau sore saat pulang kerja.

Atas kondisi ini Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tengah mengkaji lebih dalam terkait solusi jangka pendek maupun jangka panjang untuk menanggulangi kemacetan tersebut.

“Mendorong masyarakat naik kendaraan umum, loop line, light rail transit (LRT), mass rapid transit (MRT) hingga transit oriented development (TOD),” terang Anies di Kantor Kemenhub, Senin (4/12/2017).

Secara rinci, Anies menerangkan, persimpangan kereta api turut andil menjadi biang kemacetan di Jakarta. Pihaknya bersama Kemenhub membahas penyelesaian masalah tersebut dengan membuat konsep perlintasan kereta api tidak sejajar dengan jalan, tetapi berada di atas atau loop lines.

“Kita berharap nanti lintasan kereta api di Jakarta tidak lagi menjadi titik kemacetan. Ini juga membuat volume atau jumlah penumpang bisa kita tingkatkan karena kereta apinya bisa elevated,” terangnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut