Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cuaca Panas Mendidih di Siang Hari tapi Hujan saat Malam, Ini Penjelasan BMKG
Advertisement . Scroll to see content

Langkah Pemprov Jakarta Tanggapi Temuan BRIN soal Mikroplastik di Air Hujan

Senin, 20 Oktober 2025 - 02:01:00 WIB
Langkah Pemprov Jakarta Tanggapi Temuan BRIN soal Mikroplastik di Air Hujan
Ilustrasi hujan di Jakarta (dok. ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi Jakarta menanggapi hasil penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang mengungkap adanya kandungan mikroplastik dalam air hujan di wilayah Jakarta. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemprov memperkuat berbagai program pengendalian sampah plastik dari hulu hingga hilir serta pemantauan kualitas udara dan air secara terpadu.

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, temuan BRIN menjadi pengingat penting bahwa polusi plastik kini telah menjangkau atmosfer, bukan hanya daratan dan laut.

“Kami memandang temuan BRIN ini sebagai alarm lingkungan yang perlu direspons cepat dan kolaboratif. Polusi plastik kini bukan hanya urusan laut atau sungai, tetapi sudah sampai di langit Jakarta,” kata Asep, Minggu (19/10/2025).

Sebagai langkah konkret, Pemprov Jakarta terus memperluas kebijakan pengurangan plastik sekali pakai melalui Peraturan Gubernur Nomor 142 Tahun 2019 tentang kewajiban penggunaan kantong belanja ramah lingkungan. Selain itu, program Jakstrada Persampahan juga dikuatkan dengan target pengurangan 30 persen sampah dari sumbernya.

Asep menjelaskan, Pemprov juga mengembangkan bank sampah, TPS 3R, serta inisiatif daur ulang berbasis komunitas agar limbah plastik tidak berakhir di lingkungan terbuka.

“Upaya pengurangan plastik harus dilakukan dari sumbernya, mulai dari rumah tangga, industri, hingga sektor jasa. Setiap orang punya peran,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut