Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mahasiswi Tabrak Penjambret di Yogya, Polisi Jamin Bukan Pidana
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Penjambretan Tas Berisi Rp80 Juta di Bojongsari Depok, Pelaku 4 Orang

Rabu, 06 Mei 2020 - 00:43:00 WIB
Kronologi Penjambretan Tas Berisi Rp80 Juta di Bojongsari Depok, Pelaku 4 Orang
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. (Foto: iNews.id/Irfan Ma"ruf)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya mengungkap kronologi penjambretan tas dalam mobil Kijang Innova yang berisi Rp80 juta di Jalan Raya Muchtar, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020). Uang yang rencananya untuk pendidikan pesantren di Depok itu sempat berceceran di jalan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan kejadian berawal ketika korban setelah mengambil uang sebesar Rp80 juta tengah memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan. Kemudian mobil korban dipepet 4 pelaku menggunakan dua sepeda motor.

Seluruh pelaku disebut Yusri mengenakan penutup wajah seperti masker dan helm. "Kemudian pelaku memecah kaca belakang kanan mobil korban dan menodongkan sajam, badik kemudian merampas tas korban yang isinya uang sejumlah Rp80 juta," katanya kepada wartawan, Selasa (5/5/2020).

Aksi pelaku sempat dipergoki sopir korban. Sopir tersebut mengejar para pelaku dan sempat menghajar pelaku dengan dibantu warga sekitar.

Satu pelaku yang sempat diamuk masa berhasil melarikan diri menaiki motor bersama rekan-rekannya yang lain. "Setelah pelaku berhasil membawa uang korban, pelaku sempat dikejar oleh sopir korban dan sempat dikeroyok massa. Kemudian ke 4 pelaku berhasil kabur ke arah Depok," kata Yusri.

Tangkapan layar CCTV penjambretan tas Rp80 juta di Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Senin (5/5/2020).
Tangkapan layar CCTV penjambretan tas Rp80 juta di Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Senin (5/5/2020).

Ida Rosida (49), korban perampokan mengaku uang itu akan digunakan untuk keperluan pesantren. Dia mengatakan, uang itu baru saja diambil dari sebuah bank swasta. "Uang itu merupakan biaya pendidikan pesantren di wilayah Depok," katanya di lokasi kejadian.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut