Korban Gendam, Pria di Pondok Aren Menangis Pulang ke Rumah
Selanjutnya, kedua pelaku meminta agar korban mengikutinya ke Perumahan Pondok Pucung Indah II, Jalan Pondok Pucung IV, Pondok Aren. Di sana, tiba-tiba salah satu pelaku menghampiri sambil menyatakan ingin meminjam sepeda motornya. Dalam keadaan terhipnotis, INH membiarkan pelaku mengambil alih kendaraannya.
"Saya nungguin di lokasi, karena saya masih belum sadar kalau motor saya itu dibawa lari," ucapnya.
Setelah tersadar jadi korban gendam, INH baru meyakini bahwa pelaku telah membawa lari kendaraannya. Sambil menangis terisak, dia pun pulang berjalan kaki ke kediamannya sejauh 5 kilometer. Warga yang iba sempat beberapa kali menghampiri sambil menanyakan apa yang terjadi.
"Saya menangis karena ungkapan rasa kesal, sekaligus juga luapan emosi saya. Apalagi motor itu punya kakak saya yang digunain buat ngojek cari nafkah sehari-hari. Banyak juga warga yang nyamperin saya, nanyain kenapa," katanya.
Dia menyebut ada beberapa warga yang berniat mengantarnya pulang ke rumah. Warga lainnya pun ada yang mencoba mengejar pelaku, namun tak membuahkan hasil karena kehilangan jejak.