Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Maut di Palmerah, Pemotor Tewas usai Jatuh dan Ditabrak Motor Lain
Advertisement . Scroll to see content

Kodim Jakbar Gerebek Tempat Penimbunan Belasan Ton Solar di Kembangan

Kamis, 31 Maret 2022 - 09:06:00 WIB
Kodim Jakbar Gerebek Tempat Penimbunan Belasan Ton Solar di Kembangan
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0503 Jakarta Barat Letkol Kav I Made Maha Yudhiksa (Foto : Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id  - Kodim 0503/ Jakarta Barat menggerebek tempat penimbunan belasan ton bahan bakar solar di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (30/3/2022). Satu orang pelaku yang diduga sebagai bos penimbun beserta lima unit kendaraan mobil boks dan tangki diamankan.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0503 Jakarta Barat Letkol Kav I Made Maha Yudhiksa mengatakan, penggerebekan itu berawal dari temuan anggotanya di lapangan tentang adanya dugaan praktik penimbunan solar.

"Ya tadi pagi saya ada penimbunan solar ilegal, ada laporan ya kita datengin," kata Made saat dikonfirmasi, Rabu (30/3/2022).

Sebelumnya, Kodim melakukan pemantauan selama dua hari. Dari hasil pemantauan, ditemukan barang bukti telah terjadi penimbunan.

"Itu pake mobil boks yang tangkinya di modifikasi dalam box itu ada tangki besar, berkapasitas empat ton, kemudian dia belanja seperti biasa isi bensin nanti kalau udah penuh dia pindahkan ke mobil tangki," tuturnya.

Dari penggerebekan tersebut, TNI mengamankan satu orang bernama Aming sebagai bos penimbun beserta tiga mobil boks dan dua mobil tangki yang dipakai untuk menimbun.

Berdasarkan pengakuan saksi yang diamankan, solar subsidi itu dijual ke pihak swasta. I Made belum mengetahui persis siapa saja pihak yang didistribusikan. Namun yang jelas, penyaluran solar itu hanya berada di wilayah Jakarta.

"Itu di tempat pembuangan sampah itu dia basecampnya (tempat menimbun). Ada tempat pembuangan sampah kampung gitu. Gak jauh sih dari jalan raya tapi memang kalau gak kita cermati juga gak ketauan," tuturnya.

I Made mengatakan, modus yang dilakukan Aming yakni membeli solar ke setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jakarta Barat. Kemudian solar tersebut ditimbun ke mobil tangki dan boks yang sudah disiapkan.

Nantinya, solar tersebut dijual kepada pihak proyek untuk bahan bakar alat berat. "Mereka jual bisa Rp9.000 per liter kepada para pihak proyek tersebut," kata I Made.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut