Kisah Sriwendah Disebut Pembalap MotoGP, Mengais Rezeki sebagai Ojek Online demi Sekolahkan Anak
"Anak-anak tinggalnya sama aku. Kalau orang yang nilai seperti apa terserah. Buat aku, yang penting bisa mencari rezeki untuk anak-anak saja," sambungnya.
Dengan Honda Vario 125 cc yang diberikan keluarganya, Sri mulai mengaktifkan aplikasi ojek onlinenya pada pukul dua siang hari sembari mengemper di pinggir Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan. Sri baru selesai 'mengaspal' dan kembali ke rumah hampir tengah malam.
Ia masih bisa tersenyum kala menunjukkan penghasilannya yang berkisar Rp600 ribu sampai Rp1 juta dalam satu minggu. Alih-alih cukup, Sri harus menekan biaya kehidupan sehari-harinya, sebab jika dihitung-hitung, pengeluaran hariannya untuk modal jalan bekerja, biaya makan sekaligus ongkos ketiga anaknya bisa mencapai Rp120.000. Biaya itu, tentu belum ditambah biaya-biaya lain kebutuhannya serta menabung.
"Enggak akan cukup, tapi kalau saya enggak bekerja bakal tambah pusing kan. Satu-satunya penyemangat memang anak," ucap Sri seraya memperlihatkan aplikasi ojek onlinenya.
Fokusnya tak boleh sedikitpun pecah kala mengantarkan penumpang-penumpangnya. Selain harus menjamin keselamatan penumpangnya, tiga anak laki-lakinya tentu juga menantikannya pulang.