Kisah Haru Awi Penjual Pecel dan Cenil, Anak Sakit hingga Putus Sekolah
JAKARTA, iNews.id - Awi sudah 20 tahun menjadi penjualpecel dan cenil di Ibu Kota, Jakarta. Dia harus membiayai anaknya yang sakit, dan terpaksa putus sekolah.
Ibu paruh baya kelahiran 1981 itu tampak mengenakan baju berwarna oranye dan memakai topi caping saat ditemui Selasa sore Selasa (30/4/2024). Dia menjual makanan tradisional Jawa itu di pinggiran perkantoran Ibu Kota.
Suaminya kini tak bekerja, hanya membantu menyiapkan dagangan. Sedangkan, kedua anaknya berada di kampung halaman.
"Dulu pas anaknya kecil, bapaknya masih di kampung sekarang anaknya gede udah di sini. (Suami) enggak (kerja) sih kak, ini bantuin doang. Bantuin masak gitu," kata Awi saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2024..
Awi yang berasal dari Indramayu itu mengaku dulu mulai berjualan pecel dan cenil sejak anak pertamanya berumur 3 tahun. Penghasilan setiap harinya yang tak menentu disimpan untuk anak di kampung halaman.