Keji! Anak Tega Bunuh Ibu Kandung di Tangsel gegara Warisan
TANGERANG SELATAN, iNews.id - Kasus pembunuhan sadis terjadi di Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Seorang pemuda berinisial IF (36) tega menghabisi nyawa ibu kandung hanya karena ingin mendapat warisan.
Pelaku berhasil ditangkap tim opsnal Polsek Pamulang setelah sempat melarikan diri usai membunuh korban berinisial K.
Kapolsek Pamulang, Kompol Galuh Febri Saputra mengatakan, kasus anak bunuh ibu kandung ini terjadi saat korban sedang tertidur di rumah.
"Pada saat korban ini sedang tidur lalu ditarik pelaku dan dipukuli. Korban sempat menangkis lalu dipukul lagi pakai setrika," ujarnya, Senin (25/5/2026).
Tak hanya itu, pelaku juga menganiaya korban secara brutal hingga menyebabkan luka parah di bagian tubuh.
"Dalam kondisi tubuh terlentang, korban diinjak pelaku di bagian dada," katanya.
Polisi mengungkap hasil autopsi menunjukkan korban meninggal dunia akibat luka serius di bagian dada.
"Hasil autopsi korban meninggal akibat patah di tulang dada," ujarnya.
Menurut polisi, motif pembunuhan diduga karena pelaku kecewa terkait persoalan warisan keluarga.
"Pelaku berinisial IF yang merupakan anak korban," ucapnya.
"Motif pembunuhan ini karena warisan. Apabila orang tua meninggal, warisan akan jatuh pada dirinya," ujar Kapolsek.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku memukul korban berulang kali di bagian kepala hingga tubuh saat korban sedang tertidur pulas. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka lebam dan patah tulang rusuk di bagian dada hingga akhirnya meninggal dunia.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Pamulang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Editor: Donald Karouw