Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Siapkan PPSU Khusus untuk Lanjutkan Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu
Advertisement . Scroll to see content

Jawab MUI, Pemprov DKI Akui Sulit Matikan Massal Ikan Sapu-Sapu sebelum Dikubur

Senin, 20 April 2026 - 13:36:00 WIB
Jawab MUI, Pemprov DKI Akui Sulit Matikan Massal Ikan Sapu-Sapu sebelum Dikubur
Petugas mengubur ikan sapu-sapu setelah pembersihan di Jakarta Selatan (dok. Pemprov Jakarta)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkritik penanganan ikan sapu-sapu yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jakarta. Hal yang disorot MUI adalah tata cara penguburan hidup-hidup ikan tersebut yang dianggap tidak sesuai syariat Islam.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok mengaku sulit mematikan ikan sapu-sapu dalam jumlah besar sebelum dikubur. Dia menggambarkan, dalam operasi serentak penangkapan yang dilakukan pada Jumat (17/4/2026) lalu, total ikan sapu-sapu yang berhasil dikumpulkan mencapai 6,89 ton.

"Kejadian penguburan (hidup-hidup) ikan sapu-sapu dalam jumlah besar memang sulit untuk dihindari. Walaupun sebagian (ikan sapu-sapu) dimatikan dulu sebelum dikubur," kata Hasudungan saat dikonfirmasi wartawan, Senin (20/4/2026).

Hasudungan menegaskan, pihaknya tetap terbuka terhadap masukan yang disampaikan MUI. Pemprov Jakarta kini sedang berkoordinasi dengan akademisi, lembaga penelitian dan pemerintah pusat untuk mencari solusi yang tepat dalam hal penguburan ikan sapu-sapu.

"Untuk memformulasikan metode yang paling efektif dan efisien dalam hal pemusnahan hasil tangkapan ikan sapu-sapu tersebut, agar tidak menyalahi kaidah agama sekaligus sesuai dengan kesejahteraan hewan," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut