Ibu di Cengkareng Siksa Bayinya: Ditenggelamkan di Kolam Renang
Antonius menjelaskan, kala diamankan petugas, Yulia tengah adu mulut dengan pihak security aparteman lantaran ingin menyematkan bayi J. Sebab, sejak di kolam renang, Yulia melakukan penyiksaan kepada J dengan cara melepas pelampung dan membiarkan J tenggelam dalam kolam renang.
Tak lama setelah itu, Yulia kembali menggendong J lalu kembali menceburkan anaknya. Petugas keamanan aparteman sudah sempat meminta kepada Yulia agar tidak melakukan hal itu.
"Dari keterangan saksi, anaknya sempat kejang kejang. Saat ini kondisi anak sedikit biru, saksi lain ada yang bikin video, tapi saksi saksi tidak ada yang langsung ambil bayi J hanya teriak saja," kata dia.
Anton menambahkan, dari keterangan saksi di lokasi, bahwa Yulia memiliki hubungan spesial dengn Warga Negara Asing (WNA). Kemudian, lanjut dia, Yulia juga sering berhubungan badan dengan WNA lain hingga hamil.
Diduga hal ini yang menyebabkan Yulia depresi lantaran semua lelaki WNA yang sudah menidurinya tidak mau bertanggungjawab.
"Dia diketahui kurang baik kejiwaan nya sehingga dengan terjadinya melempar bayi J warga sekitar sudah faham," kata dia.
Akhirnya warga sekitar pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Cengkareng dan Dinas Sosial untuk segera membawa Yulia dan menyelamatkan J. Sebab, warga takut J tewas ditangan Yulia yang memiliki gangguan kejiwaan.
"Kamarnya juga dalam keadaan tidak layak, unit tanpa listrik tanpa air, pelaku dalam tekanan jiwa, pelaku tidak bekerja, makan dan minum susu untuk bayi J masih disupport dari donatur, korban bayi Jo sering ditinggal sendiri alasan nya si pelaku ibu kandung nya karena bayi J masih bayi dan gak mungkin kemana-mana, pelaku pernah menikah tapi sudah bercerai memiliki 2 anak dari suami sah sebelum nya," katanya.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq